Blog ini lahir ketika saya kelas 2 SMA, dan sekarang saya sudah masuk tingkat 4 di perguruan tinggi swasta, berusaha mencapai cita2 sebagai dokter daiyah! mohon doanya ^_^
Coretkan Pesan & Tausiyah ya :)
Tersenyumlah :)
| H | Hardworking | | A | Awesome | | N | Nutty | | I | Insane | | F | Fun | | A | Accurate | | H | Haunting |
LiNk SahabatKu
.:My other Blog:.
.:Mbak Ocha:. Bangka
.:Mbak Yentri:. Jakarta
.: drg.Desy Rosalina:. Jakarta
.:Nessa Syahirah:. Malaysia
.:Mbak Hanum:. Jakarta
.:Mbak Hanum:. Jatim
.:Mbak Wiwid:. Jakarta.:Mbak Ida:. Semarang
.:Mbak Mila:. Surabaya
.:Mbak Hamida:. Surabaya
.:Mbak Fathy:. Jakarta
.:Mbak Azzah:..:Mbak Dara:. Jakarta
.:Mbak Hanan:. Medan
.:BerJilbab:.
.:Ukh Izza:.
.:Ukh Syazana:. Malaysia
.:Ainulmardhiah:. Malaysia
.:Bunda Naila:. Bogor
.:dr.Bambang Edi, M.Kes, Sp.A:. Jogja
.:dr.Gunawan:. Sby
.:ARS:. Jogja
.:Az&fa:. Kuwait
.:Akh Aann:. Jakarta
.:Akh Dian:. Jakarta
.:Akh Aryanto:. Makasar
.:Akh Imansyah:.
.:Akh Yasin:. Japan
.:Bang Achul:. Jakarta
.:Akh Andres:. Jember
.:Akh Andriansyah:. Aceh
.:Akh Andries:. Jogja
.:Bc the Mountaineer:. Jakarta
Insya4JJI bermanfaat, klik yah
|.:Dudung ok:.|
|.:Eramuslim:.|
|.:Al-dakwah:.|
|.:Muslim:.|
|.:Pesantren:.|
|.:Hidayatullahu:.|
|.:Mail Yahoo:.|
|.:Google:.|
|.:Buat kartu:.|
|.:Liputan6:.|
|.:Farisi:.|
|.:KafeMuslimah:.|
|.:Ukhuwah:.|
|.:Free SMS:.|
|.:SwaraMuslim:.|
|.:Jilbab:.|
|.:SMUN1C:.|
|.:RIMA:.|
"Dan barang siapa menaati Allah dan rasul (Muhammad), maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang yang diberikan nikmat oleh Allah, (Yaitu) para nabi, para pecinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh.
Yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan cukuplah Allah Yang Maha Mengetahui." (Qs.AnNisa :69-70) "
Ya Allah karuniakan aku dan saudaraku
keSungguhan berjihad
keIkhlasan beramal
keJernihan berpikir
keTangguhan mengahadapi cobaan
keIstiqamahan mengarungi jalan panjang
dan keKekalan Persaudaraan.
Amiinn

Ya Allah Eratkan kami dalam ukhuwah yang tak terbatas jarak dan waktu.
Satukan hati kami karena Cinta-Mu, taat kepada-Mu, dan kuatkanlah kami dalam menegakkan syariat-Mu!
Semoga Allah mempertemukan kita dalam Cinta-NYA

Hati ibarat bulan yang bersinar
Bulan tidak akan bersinar bila tertutup awan gelap, begitupula dengan hati
Hati akan gelap, tidak peka dan sulit untuk menerima petunjuk, keras, dan tidak lembut, karena tertutup awan ma'siyat
Manusia tidak lepas dari dosa dan ma'siyat
Untuk itu jangan bosan-bosannya kita beristighfar dan selalu memperbaiki diri menuju ke yang lebih baik.
Kita kan tetap di sini,
walau panas ditapak
berat di pundak
kering dihembus
perih dipandangan
Kita kan terus berjalan hingga kelak kan terjawab,
"Mengapa Perjuangan itu Pahit?"
"Karena Syurga itu Manis"
a Glass of CaRe
a Plate of Love 'coz Allah
a Fork of TruSt
a Bowl of Pray : "May Allah Gather us in HEAVEN"
Ya allah sejukkanlah gelora hati ini dengan salju keyakinan
Padamkanlah gelora api jiwa ini dengan air keimanan
Berikanlah rasa damai pada jiwa yang dalam kegelisahan ini
Tunjukkanlah penglihatan ini menuju cahayaMu
Sahabatku yang telah silaturrahmi sejak Juni 2005
 | |

|
|
|
 |
|
Sunday, November 01, 2009
Siang itu
ketika saya sedang mengikuti ta’lim, tiba-tiba HP berbunyi, ternyata pesan
singkat dari ibu.
“Alhamdulillah ibu udah kirim uang de’. Semoga berkah.” (
my Mom)
“Jazakillah khair bu... semoga harta kita menjadi berkah”
“Allohumma amiin... juga bapak ibu dikarunia anak-anak
yang sholeh dan sholehah , agar terhindar dari api neraka dan siksa kubur.” (
my Mom)
“Aamiin ya Rabb...”
Itu adalah
percakapan singkat aku dengan ibuku.
Akhir bulan
atau awal bulan adalah masa2 di mana orang tua kita mengirimkan uang untuk anak
nya atau kita menunggu kiriman dari orang tua. Ada rasa
senang dan syukur ketika uang di ATM kita bertambah.
Pernahkah
ketika kita mengambil uang di Bank atau menarik uang di ATM kita berdoa dulu.
Bersyukur atas rezeki halal dan thoyib yang ALLAH berikan kepada kita melalui
kerja keras dari orang tua , dan berdoa semoga uang yang kita ambil penuh
keberkahan, tidak tersia-sia.
Mungkin
sebulan kita bisa menarik uang di ATM lebih dari 3 x, apakah kita yakin dalam
setiap penarikan uang itu ada keberkahan atasnya?
Berdoalah
dengan melembutkan dan menundukkan hati ini.
Ya Razaq
penuhilah keberkahan dalam setiap rezeki yang
Engkau berikan pada kami.
Ya Aziz
berikanlah kekuatan dan kesehatan kepada kedua orang tuaku atas ikhtiar mereka,
semoga dalam setiap keringat yang mereka keluarkan penuh tasbih padaMu, dalam
setiap desah nafas mereka penuh dengan tahmid padaMu, dan setiap langkah mereka
penuh dengan takbir pada Mu Yk, 301009
Posted at 10:08:03 am by hani_fah
Permalink
Thursday, October 29, 2009
Berapa panjangkah dzikrulloh kita?
Setiap hari kita
memiliki aktivitas rutinan dan setiap hari pun kita berada dalam sebuah
perjalanan. Perjalanan yang mengantarkan kita pada suatu tempat aktivitas. Entah
itu sekolah, kampus, kantor, pasar, atau mana pun.
Pernah kah kita
mencoba untuk bisa melafazkan asma2 ALLAH? Atau mengucapkan kalimat thoyyibah,
beristigfar atau Segala sesuatu dalam
rangka mengingat pencipta kita pada setiap perjalanan yang kita lalui? Baik itu
berjalan kaki, mengendarai sepeda, motor, bus, mobil, kereta, atau apa sajalah.
Atau kah kita lebih
senang mendendangkan lagu-lagu melankolis yang tanpa sadar keluar dari bibir
kita? –astaghfirulloh-
Tidak dipungkiri
terkadang apa yang kita dengarkan tanpa sengaja, akan mudah terngiang di
telinga kita dan kita pun juga tanpa sadar mengikuti irama yang seharusnya
tidak perlu diikuti.
Maka hati-hati lah
dengan apa yang kita dengar, lihat, dan rasakan. Karena semua akan mudah masuk
ke dalam diri kita tanpa kita sadari.
* * * * *
Suatu hari saya pernah
memboncengi seorang ummahat dalam sebuah perjalanan. Ketika pembicaraan kami
selesai, beliau langsung muroja’ah –mengulangi
Ahafalan- bacaan Qur’annya. Subhanalloh..
saya pun terinspirasi dari beliau. Kenapa tidak kita manfaatkan dalam setiap aktivitas
kita untuk selalu dzikrulloh? Baik itu dalam keadaan lapang atau sempit. Semisal
dalam kita berkendara.. dan sepanjang apakah dzikir kita dalam perjalanan itu?
----Berproses untuk
menjadi lebih baik---- -HnF-
Posted at 8:06:08 pm by hani_fah
Permalink
Sunday, October 18, 2009
Bismillaahirrohmaanirrohiim
Benarlah ucapan Sayyid Quthb, ia berkata: “Barisan yang diisi oleh orang2
yang lemah tidak akan bisa bertahan kuat, karena mereka akan mengecewakan di
saat susah.”
Semangat tinggi harus menjadi sifat mendasar dalam perilaku penganut agama
ini agar mereka lebih mampu bersikap teguh, tegar dan berdiri tegak
Sungguh berusaha di jalan2 kebaikan menuntut semangat tinggi, rajin &
teguh. Rasulullah mengungkapkan hal itu dengan sabdanya: "Dan engkau
berusaha dgn kekuatan dua betismu menuju kesedihan orang yg meminta tolong,
engkau mengangkat dengan kemampuan dua hastamu bersama orang yg lemah. Semua
itu termasuk pintu sedakah darimu untuk dirimu!!”
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sifat lemah dan malas”
Posted at 5:27:51 pm by hani_fah
Permalink
Thursday, September 03, 2009
Muhasabah Gempa di bulan Ramadhan
AllohuAKbar! Ya ALLAH Engkau telah goncangkan belahan bumiMu di Jawa bagian barat sebagai pusatnya, serta Jakarta, Jateng, DIY juga merasakan goncangan itu. Bagi kami 7,3 SR adalah goncangan yang sangat besar, namun bagiMu mungkin hanya goyangan kecil dan teramat mudah untuk Engkau lakukan, atas segala kebesaranMu Ya Rabb... Semua orang panik Semua orang berbondong-bondong menyelamatkan diri, lari pontang-panting. Semuanya mencari tempat aman, karena itulah gerak reflek seorang manusia ketika terancam bahaya.. Astaghfirullohu... Semua orang mengingat kebesaranMu., Ya Mutakabbir.. Namun... kami lalai.. Kami lalai ya ALLAH... Terkadang, bahkan sering hati kami bergoncang bahkan goncangan yang terjadi sangat besar sehingga menjauhkan hati ini dari mengingatMU. Goncangan atas nafsu duniawi, atau maksiyat yang menutupi hati ini Astaghfirulloh.. Tapi apa? Kami tidak merasa terancam sama sekali. Tidak segera menyelamatkan diri. Kemanakah hati ini? Apakah ia sudah mati? Astaghfirulloh... YA ALLAH kami lalai... Kami sangat hina.. Kembali Engkau mengingatkan kami.. Berapa banyak nikmat yang Engkau beri kepada kami? Tapi kami lalai untuk mensyukurinya.. Astaghfirulloh.. Ampuni kami ya Rabb, Ya Ghofar, Ya Shobur.. Berilah kesabaran kepada saudara-saudara kami yang rumah dan harta bendanya telah musnah...atau mereka yang kehilangan anggota keluarganya. semoga ada ganti yang lebih baik lagi Ya Muhyi.. Ya Mumiit.. Engkaulah yang menghidupkan dan mematikan kami.. kami berpasrah padaMU. Ijinkanlah kami bisa khusnul khotimah ketika Engkau memanggil kami. Ya Mujiib... Penuhilah permintaan kami. Aamiin.. 12 Ramadhan 1430 H (HnF)
Posted at 6:09:59 am by hani_fah
Permalink
Thursday, August 27, 2009
Spiritual healing
bismilahirohmaanirrohiim..
semoga ketika saya menuliskan
ini dan ketika teman-teman membaca tulisan ini, Malaikat di sekitar kita
mengaminkan harapan-harapan saya, dan ALLAH mengabulkannya.
Salah satu cita-cita saya kelak
adalah menjadi seorang dokter yang da’iyah. Dokter yang cerdas secara
intelektual, emosional, dan spiritual.
Menjadi dokter adalah suatu
pilihan dalam hidup saya yang bisa memberi manfaat kepada orang-orang di
sekitar saya. Namun, ketika saya menuliskan tentang seorang dokter yang da’iyah
pastinya ada suatu sisi lain yang harus saya pahami dalam konteks praktek
nanti.
Saya ingin mengobati pasien
tidak secara fisik saja yang meliputi patofisiologi suatu penyakitnya tapi juga
dari sisi ruhiyah dari pasien. Ketika saya berbicara masalah ruhiyah
(spiritual) , maka itu adalah suatu hubungan yang harus dibangun antara saya
dan pasien secara vertikal kepada sang Pencipta.
Saya sangat meyakini, bahwasanya
apa pun itu baik penyakit dan kesehatan semuanya berasal dari ALLAH, maka tidak
lepas pengobatan dari kesembuhan pasien saya nanti atas seijin ALLAH.
Apakah selama ini sudah banyak
dokter-dokter muslim/ah yang mempraktekkannya?
Alhamdulillah.. sudah beberapa
dokter yag saya temui, beliau juga mengajak kepada pasiennya untuk mendekatkan
diri kepada ALLAH.
Sesungguhnya seorang pasien,
juga memerlukan suatu charge ruhiyah yang kuat ketika mereka sedang sakit dan
sebagai dokter juga harus bisa memberi motivasi.
Suatu hal kecil yang bisa
dilakukan oleh seorang dokter dari spiritual healing ini adalah mengajak
bersama2 pasien untuk berdoa di tempat, mengingatkan pasien untuk sholat tepat
waktu, mengingatkan untuk selalu dzikrullohu, mengingatkan tentang bacaan
AL-Qur’annya, mengingatkan untuk selalu ikhtiar maksimal serta tawakkal dan
mengingatkan untuk mengerjakan sholat-sholat sunnah (duha, tahajud, dll)
Cita-cita saya nantinya adalah
memiliki sebuah klinik, di mana klinik nanti tidak seperti klinik pengobatan
suasananya.... tapi saya akan mengubah klinik saya menjadi klinik yang
menyenangkan.... klinik yang tidak membuat pasien-pasien bosan untuk
berkunjung, dan nuansa yang didapati adalah nuansa islami.
Ingin rasanya nanti di ruang
praktek saya dilengkapi sebuah laptop lengkap dengan in-focus-nya agar saya pun
bisa menerangkan kepada pasien secara detil tentang penyakitnya. Ruangan yang
indah dengan nuansa alam di sekitarnya... dan dilantunkan instrumen musik yang
lembut dalam ruangan. Dan di ruang tunggunya pun saya akan membuat pasien tidak
jenuh ketika menunggu, maka saya sediakan tayangan motivasi atau film
dokumenter tentang alam-alam yang indah hasil penciptaan sang Maha Kuasa dan
juga akan saya sediakan buku-buku yang menggugah semangat pasien serta
AL-Qur’an yang bisa dibaca siapa saja dan kapan saja.. dan semua tenaga medis
yang nantinya akan bekerjasama dengan saya di klinik saya mereka juga harus
bisa memberikan keramahan yang tulus pada pasien-pasien yang datang. Cukup
simple, berikan senyuman, ucapkan salam, dan sapalah pasien dengan nada
bersahabat.
Satu lagi cita-cita besar saya
adalah.. setiap hari jum’at saya akan menggratiskan semua biaya periksa
pasien-pasien saya. Semoga dari sanalah suatu butir-butir amal sholeh bisa saya
kumpulkan. Aamiin.. allohumma amiin..
Ya Muhaimin, ijinkan hamba untuk
bisa menjaga hamba-hambaMu dari suatu penyakit yang Engkau berikan, semoga
ikhtiar hamba yang lemah ini Egkau mudahkan, dan ijinkanlah ini menjadi suatu
penghambaan haba padaMU yang MAHA MENJAGA
Ya Rahiim.. ini adalah salah
satu niat hamba yang dhaif. Menjadi seorang dokter bukanlah suatu kepastian
buat hamba nanti, tapi kematian lah yang akan pasti. Bisa jadi Engkau memiliki
kehendak lain sebelum hamba menyelesaikan semua study hamba hingga hamba
menjadi seorang dokter. Hamba pun berserah diri padaMU
Semoga apa yang saya tuliskan
ini, bisa meginspirasi semua rekan-rekan sejawat sebagai tenaga medis yang
sejatinya kita adalah yang diamanhi oleh ALLAH untuk menjaga dan merawat
hamba-hamba ALLAH yang sedang sakit, maka berikanlah pelayanan yang terbaik buat mereka.
Dan juga kepada teman-teman apa
pun profesinya... lakukanlah yang terbaik apa yang bisa kita lakukan untuk
meng-Agug-kan asma ALLAH.
Sesungguhnya kita adalah makhluk
yang sangat kecil dan teramat kecil bagaikan debu di atas debu maka.. tidak ada
yang perlu kita sombongkan dari diri ini, apa pun gelar yang kita sandang.
Wallohu’alam bishawab
Insan Dhaif,
Hanifah
Yk, 6 Ramadhan 1430 H
Posted at 9:05:34 am by hani_fah
Permalink
Wednesday, August 26, 2009
Bagaimana Targetan Ramadhan kita?
Ramadhan sudah
berjalan 5 hari.. Apakah ia
berjalan hanya lewat saja? Bagaimana posisi
targetan-targetan kita di bulan ramadhan hingga saat ini? Masihkan ia
berjalan di atas relnya? Atau ia sudah
berjalan agak menyimpang dari relnya?
Jika ia masih
berjalan di atas relnya, maka bertahanlah dan perkuat ia agar tetap pada relnya
hingga garis finish, sehingga akan membuat hasil yang indah untuk kita berjalan
sebelas bulan ke depan. Jika ia sudah
agak menyimpang, segeralah benahi posisinya.. sebelum ia berjalan cukup jauh...
Teringat
perbincangan dengan seorang teman yang sedang menjalankan koass di suatu pulau
di luar jawa, dia berkirim pesan padaku dan bercerita tentang kondisi
ramadhannya... sedih, mengetahui beritanya... ia mengatakan targetan ramadhan
kali ini sudah agak menyimpang dari jalurnya, karena beberapa kondisi yang
berada di luar dugaannya..
Beruntunglah kita
jika kita masih diberi kesempatan hingga hari ini untuk bisa menikmati
Ramadhan. Waktu yang ada
sangatlah indah untuk kita rangkai menjadi amalan-amalan cantik di hadapan
ALLAH. Semoga kita tidak
merugi dengan waktu luang di bulan Ramadhan ini.
5 Ramadhan 1430 H (hnF)
Posted at 10:07:21 pm by hani_fah
Permalink
Wednesday, July 29, 2009
Apa yang akan kau sombongkan?
Hartamu?
Seberapa banyak harta yang ingin kau perlihatkan pada dunia ini?
Senangkah hatimu jika engkau dipandang sebagai hartawan?
Ah... itu hanya tipuan dunia.
Sadarlah wahai jiwa, nafsumu sedang di atas angan-angan semu, engkau sedang dipermainkan oleh nafsu duniawi...
Bukankah Rasul itu orang yang sangat kaya? Tapi apakah beliau sombong? TIDAK sama sekali.. bahkan beliau selalu berpesan pada istrinya ketika di malam hari masihkah ada hartanya yang tersisa yang belum beliau sedekahkan? Beliau tidak pernah takut kehilangan hartanya ketika beliau belanjakan di jalan ALLAH, karena ALLAH sudah mempersiapkan rizqi pada setiap yang bernyawa.
Ah indahnya... jika meneladani Rasul kita... Muhammad SAW.
Jabatan?
Sudah sampai tingkat mana jabatanmu saat ini atau statusmu atau titel yang mengikuti namamu?
Banggakah dirimu?
Apakah engkau ingin dipuji oleh orang-orang di sekitarmu..
Hei! Sadarlah!! Pujian apa yang kau nanti?
Bukankah yang berhak dipuji hanya Rabbmu? Rabb kita?! Kenapa engkau ingin meminta dipuji atau disanjung-sanjung?
Ingatlah kita ini makhluk yang amat lemah dan sangat kecil.
Ketampananmu?
Hanya karena wajahmu yang tampan, engkau merasa yang paling keren?
Angkuh sekali jika hanya mengandalkan ketampanan yang sementara.
Ingatlah.. bukankah ALLAH menilai dari akhlaqmu, bukan ketampanan fisikmu?
Sia-sia belaka jika kita hanya terus memperbaiki ketampanan fisik kita tanpa berusaha memperbaiki akhlaq kita pada setiap hari yang kita punya.
Sadarlah semuanya.... Harta, Jabatan, Ketampanan yang kita miliki saat ini hanyalah sementara sangat sementara!!! Jika ada diantara kita saat ini merasa angkuh, maka bisa jadi dia belum mengenal Rabbnya atau hatinya sedang tertutup..
Astaghfirullohu...
aku takut sekali sifat ini datang padaku.
Kita ini sangat kecil dan teramat kecil di hadapan ALLAH..
Masihkah ada ruang di hati kita untuk si ‘angkuh’ bersemayam?
Ya Ghaffar... ampuni hamba..
Terkadang tidak disangka, rasa angkuh itu datang. Aku sudah berusaha menutup rapat2 hati ini untuk si angkuh tidak hadir, tapi kenapa dia bersikeras mengetuk pintu hatiku ingin masuk??
Hamba takut... amalan hamba yang hanya setitik ini hilang sekejap hanya karena keangkuhan itu datang mengganggu..
Ya Latif.. lembutkanlah hati ini
Lembutkanlah hati yang terkadang sering bernoda
Ya Sami’ Engkaulah yang selalu mendengarkan setiap pinta dari hamba yang lemah ini...Lindungilah hamba dari sifat angkuh ini..
semoga Engkau mengabulkan permintaan ini.
Aamiin..
-pada titik diri yang ingin kurobohkan keangkuhan ini-
Yk,290709.
Hnf
Posted at 9:26:51 pm by hani_fah
Permalink
Monday, July 06, 2009
Mereka memperhatikan kita
Adakah kita sadar jika aktivitas sehari-hari kita diperhatikan oleh
beberapa orang di sekitar kita baik dikenal atau tidak?
Bagi saya, ‘ibu’ itu adalah hanyalah seorang penjual nasi rames di depan
kos saya. Sehari-hari saya beli di situ, ketika pulang dari kampus. Dan setiap
saya memberhentikan motor di depan warungnya, ibu itu selalu berkata “kok
pulangnya malam mb? Sibuk ya?” pertanyaan yang sering aku dengar ketika aku
baru sampai kos waktu matahari sudah terbenam. Dan hari ini pun aku dikejutkan
lagi oleh teguran dari seorang ibu yang baru akhir-akhir ini aku berlangganan
di warung sundanya. “neng, tumben pagi-pagi udah datang, biasanya sore-sore...”
Nah, itulah bukti-bukti yang ada yang saya dapati selama ini. Beberapa orang
memperhatikan kita lewat cara mereka masing-masing dan apakah kita sadar atau
tidak jika diperhatikan. Atau mungkin lebih banyak lagi orang-orang di sekitar
kita yang memperhatikan kita.
Terkadang ada rasa senang jika kita diperhatikan orang lain atau mungkin
rasa sebaliknya ketika apa yang mereka perhatikan dari kita menyangkut
kejelakan diri kita, -na’udzubillah-
Tapi apakah kita menyadari bahwasanya setiap langkah kita semua
diperhatikan oleh ALLAH, dan dicatat oleh dua malaikat, Rakib dan Atit. Sudahkah
kita waspada atas apa yang kita lakukan selama ini? Apakah kita memperhatikan
apakah yang kita lakukan baik atau buruk, bermanfaat atau tidak, dan yang utama
adalah apakah ALLAH ridho dengan jejak episode yang telah kita goreskan?
Ingatkah kita.. apa yang kita lakukan di dunia ini hanyalah sementara..
dan Sebentar.. lalu apa yang kita cari
jika ALLAH tidak tersenyum atas apa yang kita lakukan?
Satu hal yang perlu kita ingat dalam setiap jiwa perindu syurgaNya adalah
Muroqbatullohu –merasa diawasi oleh ALLAH-
Sebagai pengingat diri untuk menjadi lebih baik –insyaALLAH-
Posted at 6:03:29 am by hani_fah
Permalink
Sunday, July 05, 2009
Hati ini merindu waktu
itu...
Sangat merindu
Tapi ada
kegalauan di hati ini
Akankah aku bisa
menemuinya?
Waktu yang indah
untuk dinanti...
Ku coba menata
hatiku untuk bersiap menemuinya
Mencoba lebih
baik dari yang sebelumnya
Aku tak ingin
terlena bahkan terlewatkan begitu saja,..
Jika aku masih
mendapati masa itu nanti
Ijinkan semua
targetanku bisa terlaksana
Tetapi jika masa
itu tidak aku dapati...
Waktu lah yang
akan menentukan.. tapi ikhtiar itu akan terus ada di hati ini
Di setiap
waktuku...
Semuanya pergi
meningalkan begitu saja
Adakah yang
tersisa untukku banggakan padaNya nanti?
Dalam penantian...menuju
Ramadhan.
Posted at 8:34:53 pm by hani_fah
Permalink
Saturday, May 16, 2009
Sentuhan Tarbiyah seorang IBU
Sentuhan Tarbiyah seorang IBU
Seorang ibu ia harus cerdas. Cerdas intelektual, emosional, dan spiritual, karena Madrasah pertama bagi seorang anak adalah IBU.
Sentuhan yang begitu lembut, harum, menyejukkan dari seorang IBU, akan mewarnai akhlaq seorang anak. Peradaban sebuah negara akan dibentuk melalui tangan-tangan indah seorang wanita yang disebut dengan IBU. Disinilah cerita besar akan dimulai... Hanyalah kisah sederhana namun sangat dahsyat pengaruhnya. Tarbiyah yang indah nan cantik telah digoreskan oleh seorang ibu kepadaku dengan berbalut kasih sayangnya. Sosok yang indah untuk bisa dilukiskan karena Syurga Allah ada di bawah telapak kakinya. Subhanallohu....
Senyum yang indah memberikan sejuta harapan ketika aku berada pada asa yang rendah. Kata cintanya tak pernah lepas di setiap doanya pada buah hatinya. Memberi lebih banyak daripada meminta. Indah dan terlalu indah Jazakillah khair atas tarbiyahnya yang penuh cinta... semoga kita selalu bertarbiyah dan tertarbiyah.
Barokaallohu. Semoga ALLAH memberikan tempat terindah di SyurgaNya kelak untuk ibuku yag sholihah. Selamat Milad Ibuku yang sholihah ^_^ (Doa nya ada di hati ya bu..) :)
I LUV U 
Posted at 5:59:47 am by hani_fah
Permalink
|
|
|