Entry: Spiritual Healing Thursday, August 27, 2009



Spiritual healing

 bismilahirohmaanirrohiim..

semoga ketika saya menuliskan ini dan ketika teman-teman membaca tulisan ini, Malaikat di sekitar kita mengaminkan harapan-harapan saya, dan ALLAH mengabulkannya.

 Salah satu cita-cita saya kelak adalah menjadi seorang dokter yang da’iyah.
Dokter yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual.

Menjadi dokter adalah suatu pilihan dalam hidup saya yang bisa memberi manfaat kepada orang-orang di sekitar saya. Namun, ketika saya menuliskan tentang seorang dokter yang da’iyah pastinya ada suatu sisi lain yang harus saya pahami dalam konteks praktek nanti.

Saya ingin mengobati pasien tidak secara fisik saja yang meliputi patofisiologi suatu penyakitnya tapi juga dari sisi ruhiyah dari pasien. Ketika saya berbicara masalah ruhiyah (spiritual) , maka itu adalah suatu hubungan yang harus dibangun antara saya dan pasien secara vertikal kepada sang Pencipta.

Saya sangat meyakini, bahwasanya apa pun itu baik penyakit dan kesehatan semuanya berasal dari ALLAH, maka tidak lepas pengobatan dari kesembuhan pasien saya nanti atas seijin ALLAH.

 Apakah selama ini sudah banyak dokter-dokter muslim/ah yang mempraktekkannya?

Alhamdulillah.. sudah beberapa dokter yag saya temui, beliau juga mengajak kepada pasiennya untuk mendekatkan diri kepada ALLAH.

Sesungguhnya seorang pasien, juga memerlukan suatu charge ruhiyah yang kuat ketika mereka sedang sakit dan sebagai dokter juga harus bisa memberi motivasi.

Suatu hal kecil yang bisa dilakukan oleh seorang dokter dari spiritual healing ini adalah mengajak bersama2 pasien untuk berdoa di tempat, mengingatkan pasien untuk sholat tepat waktu, mengingatkan untuk selalu dzikrullohu, mengingatkan tentang bacaan AL-Qur’annya, mengingatkan untuk selalu ikhtiar maksimal serta tawakkal dan mengingatkan untuk mengerjakan sholat-sholat sunnah (duha, tahajud, dll)

Cita-cita saya nantinya adalah memiliki sebuah klinik, di mana klinik nanti tidak seperti klinik pengobatan suasananya.... tapi saya akan mengubah klinik saya menjadi klinik yang menyenangkan.... klinik yang tidak membuat pasien-pasien bosan untuk berkunjung, dan nuansa yang didapati adalah nuansa islami.

Ingin rasanya nanti di ruang praktek saya dilengkapi sebuah laptop lengkap dengan in-focus-nya agar saya pun bisa menerangkan kepada pasien secara detil tentang penyakitnya. Ruangan yang indah dengan nuansa alam di sekitarnya... dan dilantunkan instrumen musik yang lembut dalam ruangan. Dan di ruang tunggunya pun saya akan membuat pasien tidak jenuh ketika menunggu, maka saya sediakan tayangan motivasi atau film dokumenter tentang alam-alam yang indah hasil penciptaan sang Maha Kuasa dan juga akan saya sediakan buku-buku yang menggugah semangat pasien serta AL-Qur’an yang bisa dibaca siapa saja dan kapan saja.. dan semua tenaga medis yang nantinya akan bekerjasama dengan saya di klinik saya mereka juga harus bisa memberikan keramahan yang tulus pada pasien-pasien yang datang. Cukup simple, berikan senyuman, ucapkan salam, dan sapalah pasien dengan nada bersahabat.

Satu lagi cita-cita besar saya adalah.. setiap hari jum’at saya akan menggratiskan semua biaya periksa pasien-pasien saya. Semoga dari sanalah suatu butir-butir amal sholeh bisa saya kumpulkan. Aamiin.. allohumma amiin..

 

Ya Muhaimin, ijinkan hamba untuk bisa menjaga hamba-hambaMu dari suatu penyakit yang Engkau berikan, semoga ikhtiar hamba yang lemah ini Egkau mudahkan, dan ijinkanlah ini menjadi suatu penghambaan haba padaMU yang MAHA MENJAGA

 

Ya Rahiim.. ini adalah salah satu niat hamba yang dhaif. Menjadi seorang dokter bukanlah suatu kepastian buat hamba nanti, tapi kematian lah yang akan pasti. Bisa jadi Engkau memiliki kehendak lain sebelum hamba menyelesaikan semua study hamba hingga hamba menjadi seorang dokter. Hamba pun berserah diri padaMU

 

Semoga apa yang saya tuliskan ini, bisa meginspirasi semua rekan-rekan sejawat sebagai tenaga medis yang sejatinya kita adalah yang diamanhi oleh ALLAH untuk menjaga dan merawat hamba-hamba ALLAH yang sedang sakit, maka berikanlah  pelayanan yang terbaik buat mereka.

Dan juga kepada teman-teman apa pun profesinya... lakukanlah yang terbaik apa yang bisa kita lakukan untuk meng-Agug-kan asma ALLAH.

Sesungguhnya kita adalah makhluk yang sangat kecil dan teramat kecil bagaikan debu di atas debu maka.. tidak ada yang perlu kita sombongkan dari diri ini, apa pun gelar yang kita sandang.

 

Wallohu’alam bishawab

 

Insan Dhaif,

Hanifah

Yk, 6 Ramadhan 1430 H

   0 comments

[beri komentar donk]