Entry: Berapa panjangkah dzikrulloh kita? Thursday, October 29, 2009



Setiap hari kita memiliki aktivitas rutinan dan setiap hari pun kita berada dalam sebuah perjalanan. Perjalanan yang mengantarkan kita pada suatu tempat aktivitas. Entah itu sekolah, kampus, kantor, pasar, atau mana pun.

Pernah kah kita mencoba untuk bisa melafazkan asma2 ALLAH? Atau mengucapkan kalimat thoyyibah, beristigfar atau  Segala sesuatu dalam rangka mengingat pencipta kita pada setiap perjalanan yang kita lalui? Baik itu berjalan kaki, mengendarai sepeda, motor, bus, mobil, kereta, atau apa sajalah.

Atau kah kita lebih senang mendendangkan lagu-lagu melankolis yang tanpa sadar keluar dari bibir kita? –astaghfirulloh-

Tidak dipungkiri terkadang apa yang kita dengarkan tanpa sengaja, akan mudah terngiang di telinga kita dan kita pun juga tanpa sadar mengikuti irama yang seharusnya tidak perlu diikuti.

Maka hati-hati lah dengan apa yang kita dengar, lihat, dan rasakan. Karena semua akan mudah masuk ke dalam diri kita tanpa kita sadari.

* * * * *

Suatu hari saya pernah memboncengi seorang ummahat dalam sebuah perjalanan. Ketika pembicaraan kami selesai, beliau langsung muroja’ah –mengulangi Ahafalan-  bacaan Qur’annya. Subhanalloh.. saya pun terinspirasi dari beliau. Kenapa tidak kita manfaatkan dalam setiap aktivitas kita untuk selalu dzikrulloh? Baik itu dalam keadaan lapang atau sempit. Semisal dalam kita berkendara.. dan sepanjang apakah dzikir kita dalam perjalanan itu?

----Berproses untuk menjadi  lebih baik----

-HnF-

   0 comments

[beri komentar donk]